Seringnya, terlalu banyak waktu yang terbuang untuk menyadari hal itu
Sampai saat di mana kau tersadar ketika ia sudah tak lagi mengkhawatirkanmu
Lalu, apa yang bisa kau lakukan ketika semua itu sudah terlewati begitu saja?
Perasaan yang menyesakkan hati karna kau telah kehilangan orang yang benar-benar memperdulikanmu?
Perasaan penyesalan yang begitu dalam karna kau telah melewatkan, menyia-nyiakan, dan membiarkan orang itu pergi begitu saja dari hidupmu, tanpa ia tahu bahwa kau diam-diam juga merasa terobati karna kehadirannya?
Terlambat.. Ya, semua sudah terlambat karna sikap keegoisan dan kemunafikanmu
Egois karna kau tidak pernah mau membuka mata dan hati untuk memperhatikan keadaan disekitarmu
Munafik karna kau tidak mau dan merasa malu untuk mengakui apa yang sebenarnya ada di dalam hati kecilmu
Tak ada gunanya jika kau merasa terus menerus menyesali apa yang telah terjadi
Let it go…… itulah pilihan terakhir yang kau punya..
Mengikhlaskan ia pergi dari hidupmu..dan turut berbahagia ketika ia telah menemukan sosok lain yang menggantikanmu…
Tuhan itu Maha Adil, Dia mendatangkan kesedihan kepadamu, namun diam-diam Dia juga mendatangkan sebuah obat kebahagiaan untuk mengobati kesedihanmu… Dia akan memberikan jalan ketika kau mulai tersesat, entah itu melalui perantara orang lain atau tidak… Apakah kesedihan itu satu paket dengan kebahagiaan? Yaa..itulah rahasia Tuhan, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi pada hidup kita, bahkan dalam waktu satu detik ke depan…oleh karna itu, buka mata dan hati untuk hal-hal disekitar kita, manfaatkanlah setiap detik yang berganti, karna waktu tidak akan pernah terulang kembali…